Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Sekolah Tinggi Teologi Rabbani Bina Misi (STT Rabbani) didirikan pada tahun 2005 oleh Yayasan Bina Misi Indonesia dengan visi menjadi pusat pendidikan teologi yang menghasilkan pemimpin Kristen yang berdampak. Berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, STT Rabbani telah berkembang pesat dari awalnya hanya memiliki satu program studi dan 45 mahasiswa, kini memiliki lima program studi dengan lebih dari 850 mahasiswa aktif dari berbagai latar belakang gereja dan daerah. Institusi ini secara konsisten menjaga kualitas akademik dengan menerapkan kurikulum berbasis capaian pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik. Dosen-dosen kami, lebih dari 30 orang, mayoritas bergelar doktor dari universitas terkemuka di Indonesia dan luar negeri, serta memiliki pengalaman pelayanan praktis di gereja dan lembaga misi.
Keunggulan akademik STT Rabbani terletak pada pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan transformatif. Setiap mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan teologi yang mendalam, tetapi juga keterampilan praktis seperti berkhotbah, konseling, kepemimpinan, dan misiologi. Program mentoring dan praktik lapangan menjadi bagian integral dari kurikulum, memungkinkan mahasiswa untuk langsung menerapkan ilmu di gereja lokal dan komunitas. Fasilitas unggulan seperti perpustakaan dengan koleksi 15.000+ buku teologi dan jurnal digital, laboratorium konseling dengan ruang observasi, serta asrama mahasiswa yang nyaman menciptakan lingkungan belajar yang ideal. Kami juga memiliki pusat pengembangan misi yang aktif mengirim mahasiswa dan dosen ke daerah-daerah terpencil untuk pelayanan lintas budaya.
Prestasi STT Rabbani tercermin dari akreditasi B yang diraih pada tahun 2022 untuk program studi S1 Teologi dan S1 Pendidikan Agama Kristen, serta berbagai penghargaan dalam lomba karya tulis ilmiah teologi tingkat nasional. Alumni kami tersebar di lebih dari 20 provinsi di Indonesia dan beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, dan Papua Nugini, melayani sebagai pendeta, dosen, konselor, guru agama, dan pemimpin organisasi. Komitmen kami terhadap kualitas pendidikan diwujudkan melalui evaluasi kurikulum berkala, pelatihan dosen, dan peningkatan sarana prasarana. STT Rabbani juga menjalin kerja sama dengan gereja-gereja lokal dan lembaga misi untuk memperluas jaringan pelayanan dan memastikan lulusan siap pakai di dunia pelayanan.
Sejarah
Sekolah Tinggi Teologi Rabbani Bina Misi didirikan pada tanggal 12 Mei 2005 oleh Yayasan Bina Misi Indonesia, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pelayanan misi dan pendidikan. Pendirian STT Rabbani dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan pemimpin gereja yang terdidik secara teologis dan memiliki kompetensi kepemimpinan di tengah pertumbuhan gereja yang pesat di Indonesia. Pada awal berdirinya, STT Rabbani hanya memiliki satu program studi, yaitu Sarjana Teologi (S1), dengan 45 mahasiswa perdana dan 5 dosen tetap. Kampus pertama berlokasi di sebuah gedung sederhana di Jl. Pandanaran, Semarang, dengan fasilitas yang sangat terbatas. Namun, semangat dan dedikasi para pendiri serta dosen menjadi fondasi kuat bagi perkembangan institusi ini.
Pada tahun 2010, STT Rabbani memperoleh izin operasional untuk membuka Program Studi Pendidikan Agama Kristen (S1) sebagai respons terhadap kebutuhan guru agama di sekolah-sekolah. Jumlah mahasiswa terus meningkat, mencapai 300 orang pada tahun 2012. Untuk mengakomodasi pertumbuhan ini, pada tahun 2013 STT Rabbani pindah ke kampus baru di Jl. Pahlawan No. 127, Semarang, dengan gedung tiga lantai, perpustakaan, dan asrama mahasiswa. Milestone penting berikutnya adalah pada tahun 2015 ketika STT Rabbani membuka Program Studi Magister Teologi (S2) dan mendapatkan akreditasi B dari BAN-PT untuk program S1 Teologi. Pada tahun 2018, dua program studi baru dibuka: S1 Konseling Kristen dan S1 Misiologi, memperluas cakupan pendidikan teologi terapan.
Perkembangan institusi terus berlanjut dengan pembukaan Program Studi S1 Kepemimpinan Kristen pada tahun 2020 dan peningkatan akreditasi menjadi B untuk tiga program studi pada tahun 2022. Hingga saat ini, STT Rabbani telah meluluskan lebih dari 1.200 alumni yang tersebar di berbagai denominasi gereja dan lembaga pelayanan di dalam dan luar negeri. Pada tahun 2023, STT Rabbani menandatangani nota kesepahaman dengan beberapa gereja sinodal untuk pengembangan pendidikan teologi dan penempatan lulusan. Pencapaian signifikan lainnya adalah terpilihnya salah satu dosen sebagai peneliti tamu di Universitas Teologi di Jerman pada tahun 2024, menunjukkan pengakuan internasional terhadap kualitas akademik STT Rabbani. Dengan sejarah yang kaya dan terus berkembang, STT Rabbani berkomitmen untuk terus menjadi institusi pendidikan teologi yang relevan dan berdampak bagi gereja dan masyarakat Indonesia.
Visi & Misi
Visi Sekolah Tinggi Teologi Rabbani Bina Misi adalah menjadi sekolah tinggi teologi unggulan yang menghasilkan lulusan berkarakter Kristus, kompeten secara akademik, dan berdampak bagi pembangunan gereja dan masyarakat, serta dikenal di tingkat nasional dan Asia pada tahun 2030. Visi ini mencerminkan komitmen institusi untuk tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan hati pelayanan. Untuk mewujudkannya, STT Rabbani menetapkan lima misi utama yang menjadi pedoman seluruh aktivitas akademik dan non-akademik. Misi pertama, menyelenggarakan pendidikan teologi yang alkitabiah dan kontekstual, diimplementasikan melalui kurikulum yang terus diperbarui, metode pengajaran yang partisipatif, dan praktik lapangan yang intensif. Misi kedua, mengembangkan penelitian teologi yang relevan, diwujudkan dengan mendorong dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan publikasi ilmiah, serta mengadakan seminar dan konferensi tahunan.
Misi ketiga, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, dijalankan melalui program pelayanan misi di daerah terpencil, konseling komunitas, dan pemberdayaan ekonomi jemaat. STT Rabbani secara rutin mengirim tim mahasiswa dan dosen untuk melayani di desa-desa selama libur semester. Misi keempat, membangun kemitraan strategis, dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan gereja, lembaga misi, dan organisasi Kristen, baik di tingkat lokal maupun nasional, untuk memperluas dampak pelayanan. Misi kelima, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola, diupayakan melalui pelatihan dosen, peningkatan kualifikasi akademik, serta perbaikan fasilitas dan sistem manajemen. Implementasi visi dan misi ini tercermin dalam kehidupan sehari-hari kampus, di mana nilai-nilai Kristiani seperti kasih, integritas, dan pelayanan menjadi budaya yang hidup. Evaluasi berkala terhadap capaian misi dilakukan setiap tahun melalui rapat kerja dan audit mutu internal, memastikan bahwa STT Rabbani terus bergerak menuju visinya.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
Sekolah Tinggi Teologi Rabbani Bina Misi memiliki komitmen kuat terhadap penjaminan mutu pendidikan. Saat ini, lima program studi yang dimiliki telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Program Studi S1 Teologi dan S1 Pendidikan Agama Kristen meraih akreditasi B pada tahun 2022, sedangkan Program Studi S1 Konseling Kristen, S1 Misiologi, dan S1 Kepemimpinan Kristen sedang dalam proses menuju akreditasi B. Selain akreditasi eksternal, STT Rabbani juga menerapkan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang mencakup standar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) bertugas mengawasi dan mengevaluasi setiap proses akademik, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, hingga penilaian. Audit mutu internal dilakukan setiap semester untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang ditetapkan.
STT Rabbani juga secara rutin mengikuti asesmen lapangan dan workshop peningkatan mutu yang diselenggarakan oleh lembaga akreditasi dan asosiasi pendidikan teologi. Upaya peningkatan kualitas berkelanjutan dilakukan melalui berbagai inisiatif, seperti pelatihan dosen dalam metode pengajaran inovatif, pengembangan kurikulum berbasis KKNI dan OBE (Outcome-Based Education), serta peningkatan sarana prasarana. Pada tahun 2023, STT Rabbani berhasil meraih hibah dari Kementerian Agama untuk pengembangan perpustakaan digital dan laboratorium konseling. Ke depan, STT Rabbani menargetkan akreditasi A untuk semua program studi pada tahun 2028, serta akreditasi internasional dari lembaga seperti ATESEA (Association for Theological Education in South East Asia). Dengan sistem penjaminan mutu yang kuat, STT Rabbani bertekad untuk terus menghasilkan lulusan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan gereja dan masyarakat.